|
Umumnya kita sudah tahu, bahwa menanyakan klab apa yang dipakai untuk memukul bola pada sesama-kompetitor atau lawan, misalnya saja, pada par 3 - sedangkan kita masih menunggu giliran memukul - sudah jelas “minta advis” dan kita akan dikenai penalti 2 pukulan, sebaliknya kalau dijawab, yang menjawab juga dipenalti 2 pukulan berdasarkan Per.8-1 Advis. Begitu juga memberikan advis tanpa diminta diganjar penalti 2 pukulan. Yang diberikan advis bebas penalti. Bagaimana pun, kalau tanpa diminta, pemain setelah memukul bolanya dari atas tee di par-3 berceloteh dengan nyaring – jelas dengan maksud agar terdengar lawan atau sesama-kompetitor lain ; “Waduh besi – 7 bisa ON ye di sini?” padahal yang dipake besi-5, maka ini bisa dianggap sebagai usaha untuk “menipu” lawan atau sesama-kompetitornya dengan sengaja dan pemain tersebut melanggar Per.8-1, pada match play ia diganjar kalah hole, dan pada stroke play ia dikenai penalti 2 pukulan. (untuk teks lengkap baca Decision 8-1/9). Catatan Ray: Rupanya kedua Badan Peraturan Dunia, tidak suka pemain berprilaku tidak sportif dan segala usaha “tipu-menipu” yang tidak sesuai “spirit of the game” tidak ditolerir dan bisa diganjar penalti! “Tipu-menipu,” juga paling sering terjadi di atas green, pasti sering terucap kalimat oleh pemain yang baru selesai mem-putt: “Walaah, green ini seret banget ye,” – padahal licin banget, hahaha.... !! Namun masalah kecepatan green amat subjektif, maka sulit menerapkan Decision ini, tapi maksud saya: “Jauhilah usaha mengecohkan lawan atau sesama-kompetitor dengan cara2 begini ye?”
Dikirim: Ray Hindarto – 20 Nov. 2009
|